Analisis Keseimbangan Tegangan dan Keseimbangan Arus Tiga Fasa pada Inverter Skala Komersial pada Sistem PLTS On-Grid
DOI:
https://doi.org/10.65794/J.Electo.2.01.1-13Keywords:
keseimbangan sistem, arus tiga fasa, inverter komersial, PLTS on-grid, tegangan tiga fasaAbstract
Artikel ini menganalisis keseimbangan tegangan dan arus tiga fasa pada inverter sistem PLTS on-grid di PT Pertamina Power Indonesia Wilayah Kerja Rokan Duri dengan menggunakan pendekatan utama berupa koefisien variasi sebagai indikator keseimbangan. Analisis dilakukan melalui pemantauan parameter keluaran AC pada periode pagi, siang, dan sore hari, meliputi tegangan antar fasa (AB, BC, CA) serta arus pada masing-masing fasa (A, B, C). Nilai rata-rata dan standar deviasi digunakan untuk menghitung koefisien variasi sebagai indeks keseimbangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan koefisien variasi tegangan sebesar 0,06%–0,22% dan arus sebesar 0,08%–0,31%, yang seluruhnya berada di bawah batas evaluasi 5%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem berada dalam kondisi seimbang dari sisi tegangan dan seimbang dari sisi arus tiga fasa. Meskipun terdapat variasi iradiasi matahari sebesar 8,8%–25,42%, keluaran inverter tetap menunjukkan performa yang seimbang. Kontribusi penelitian ini terletak pada penerapan koefisien variasi sebagai metode kuantitatif sederhana namun efektif untuk mengevaluasi keseimbangan sistem PLTS on-grid berbasis data operasional aktual.
References
[1] U. A. Pringsewu, M. Tri, C. Wicaksono, I. A. Bangsa, dan M. Sc, “Instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) photovoltaic rooftop pada gedung gardu induk kantor pusat PT pembangkit,” Aisyah Journal of Informatics and Electrical Engineering, vol. xx, no. xx, pp. 107–115, doi: 10.30604/jti.v4i2.
[2] K. Energi, D. A. N. Pengurangan, dan B. Operasional, “Performance pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap berkapasitas 1,1 MWp di industri dalam konteks peningkatan kemandirian energi dan pengurangan biaya operasional,” RELE (Rekayasa Elektrika dan Energi) Jurnal Teknik Elektro, vol. 7, no. 1, 2024, doi: 10.30596/rele.v7i1.20594.
[3] S. Gautami, M. Mubarak, dan Y. I. Siregar, “Pemanfaatan energi surya sebagai upaya pengurangan emisi di wilayah Provinsi Riau,” Jurnal Zona, vol. 7, no. 1, pp. 56–66, Jun. 2023, doi: 10.52364/zona.v7i1.81.
[4] Z. Huda, “Desain kendali stabilitas konverter DC/AC pada sistem PV terhubung ke grid,” ELECTRON: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, vol. 2, no. 1, pp. 5–9, 2021, doi: 10.33019/electron.v2i1.253.
[5] I. Kenedi, “Analisa sinkronisasi PLTS on-grid dan PLN yang terpasang di Gedung One Satrio Mega Kuningan,” Jurnal Zetroem, vol. 6, no. 2, pp. 74–80, 2024, doi: 10.36526/ztr.v6i2.4151.
[6] M. Cole, D. Campos-Gaona, A. Stock, dan M. Nedd, “A critical review of current and future options for wind farm participation in ancillary service provision,” Energies, vol. 16, no. 3, 2023, doi: 10.3390/en16031324.
[7] C. Matakena, L. M. Parera, dan M. Jamlaay, “Desain pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid Dusun I Negeri Hutumuri,” Jurnal SIMETRIK, vol. 15, no. 2, pp. 188–195, Nov. 2025, doi: 10.31959/js.v15i2.3390.
[8] M. Fikri, F. R. Priyana, R. A. Setiawan, dan M. Nur, “Dampak pemasangan PLTS pada sistem distribusi terhadap kualitas tegangan dan rugi-rugi daya,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 3, 2024, doi: 10.23960/jitet.v13i3.7574.
[9] S. Jagadish Kumar, “Power quality enhancement in grid-connected solar PV systems using adaptive control and multilevel inverter topologies under dynamic grid conditions,” Journal of Electrical Systems, vol. 20, no. 3, pp. 6806–6819, 2024, doi: 10.52783/jes.7134.
[10] A. S. N. Aminasya, “Analisis kinerja dan efisiensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on-grid 735 kWp: studi kasus di kantor pusat Pertamina Hulu Rokan,” Center of Publication, vol. 2, pp. 2048–2054, 2024, doi: 10.60145/jcp.v1i8.186.
[11] M. S. Ariwibowo, U. Usman, M. Putri L., dan A. Rahmadani, “Analisis pengaruh pembangkit listrik tenaga surya terhadap kestabilan sistem kelistrikan Kepulauan Sangihe,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 3S1, 2025, doi: 10.23960/jitet.v13i3S1.8048.
[12] S. S. Sudewanto dan M. A. Riyadi, “Evaluasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya on-grid di Laboratorium B PLN UPDL Pandaan,” TELKA: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol, vol. 8, no. 2, pp. 165–174, Nov. 2022, doi: 10.15575/telka.v8n2.165-174.
[13] B. F. Tanjung, “Perancangan desain PLTS on-grid pada gedung asrama putri UNSIKA Karawang dengan menggunakan simulasi Helioscope,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 3, 2025, doi: 10.23960/jitet.v13i3.6615.
[14] D. Yoo, J. Park, J. Moon, dan C. W. Kim, “Reliability-based design optimization for reducing the performance failure and maximizing the specific energy of lithium-ion batteries considering manufacturing uncertainty of porous electrodes,” Energies, vol. 14, no. 19, 2021, doi: 10.3390/en14196100.
[15] S. Thakur, K. Sharma, dan A. Gupta, “Integrating solar photovoltaic systems with multilevel inverter topology for enhanced grid connectivity,” in 2024 IEEE Third International Conference on Power Electronics, Intelligent Control and Energy Systems (ICPEICES), Apr. 2024, pp. 108–113, doi: 10.1109/ICPEICES62430.2024.10719254.
[16] M. Marozi, B. Eko, dan M. Fahmi, “Analisis aliran daya dan kualitas daya voltage uprating 70 kV ke 150 kV menggunakan performance index,” Jurnal Elektro Universitas Islam Lamongan, vol. 8, no. 2, 2021, doi: 10.30736/je-unisla.v7i2.786.
[17] E. Control, C. Information, P. Systems, G. di, dan P. Bantargebang, “Analisis sistem kontrol dan informasi pada pembangkit di Bantargebang,” JE-UNISLA, vol. 7, no. 2, pp. 49–55, 2022, doi: 10.33795/elposys.v8i2.630.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sidik Kurniawan, Suadi An'Arih Sembiring

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




