Analisis Rating Fuse Link Fuse Cut Out (FCO) pada Sistem Distribusi Tegangan Menengah 20 kV
DOI:
https://doi.org/10.65794/J.Electo.2.2.1-8Keywords:
fuse cut out, fuse link, Medium Voltage Distribution Network, Distribution Protection, Nominal CurrentAbstract
Sistem distribusi tenaga listrik 20 kV memerlukan proteksi yang andal untuk menjaga kontinuitas penyaluran energi kepada konsumen. Fuse Cut Out (FCO) merupakan peralatan proteksi yang berfungsi memutus arus lebih dan arus gangguan hubung singkat pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV melalui peleburan fuse link. Pemilihan rating fuse link yang tepat menjadi faktor penting dalam menjamin selektivitas dan koordinasi proteksi. Namun evaluasi kesesuaian rating fuse link secara menyeluruh pada seluruh titik FCO dalam satu penyulang masih jarang dilakukan, sehingga risiko pemilihan rating yang tidak tepat berpotensi mengganggu keandalan proteksi. Penelitian ini mengkaji kesesuaian rating fuse link yang terpasang pada jaringan tegangan menengah 20 kV (penyulang) terhadap standar perhitungan teoritis berdasarkan SPLN 64:1985 dan PUIL 2011. Data beban dan rating fuse link diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan pada masing-masing titik FCO yang tersebar pada penyulang tersebut. Perhitungan arus beban nominal dilakukan menggunakan formula arus pengenal tiga fasa pada tegangan primer 20 kV, kemudian hasilnya dibandingkan dengan rating fuse link yang terpasang. Pada Penyulang Belanga terdapat 5 FCO dengan beban total 899,6 kVA, sedangkan Penyulang Kesatrian terdapat 7 FCO dengan beban total 3.329,2 kVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh rating fuse link yang terpasang di lapangan telah sesuai dengan standar pemilihan berdasarkan arus nominal beban pada masing-masing percabangan. Temuan ini sekaligus menjadi dasar rekomendasi pemantauan beban berkala, mengingat beberapa FCO beroperasi dengan margin keamanan yang tipis.
References
[1] D. T. J. Susilo, R. Dewi, E. Suprapto, and S. U. Djufri, “Rancang Kontruksi Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 KV Di Desa Tanjung Kasri Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi,” Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA), vol. 6, no. 2, p. 23, Feb. 2024, doi: 10.33087/jepca.v6i2.106.
[2] Satria Luthfi Hermawan, Hilman Rangga Nugraha Hermawan, Priya Surya Harijanto, and Ahmad Hermawan, “Evaluasi Kinerja Sistem Proteksi Penyulang Trawas PT. PLN (PERSERO) ULP Pandaan,” Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan, vol. 11, no. 2, pp. 122–127, Jun. 2024, doi: 10.33795/elposys.v11i2.5249.
[3] D. Imannuel, Y. Ambabunga, and M. Lumembang, “Analisis Fuse Cut Out Sebagai Pengaman Transformator Distribusi Tegangan 20 Kv Menggunakan Software Etap,” Journal Dynamic Saint, vol. 7, no. 2, pp. 15–20, Mar. 2023, doi: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1880.
[4] A. Ferdyansyah and J. Joko, “Analisis Kinerja Fuse Cut Out Pada Sistem Distribusi 20KV di PT. PLN (Persero) ULP Karangpilang,” JURNAL TEKNIK ELEKTRO, vol. 13, no. 2, pp. 122–129, Apr. 2024, doi: 10.26740/jte.v13n2.p122-129.
[5] E. Januar Paembonan, A. Rizal Sultan, and sofyan, “Analisis Fuse Cut Out Sebagai Proteksi Penyulang Tondon pada Jaringan Distribusi di PT. PLN (Persero) ULP Rantepao,” Sep. 2021.
[6] D. Agustian, M. Septiani, S. Romdoni, A. B. Muslim, H. Anzhari, and D. Aribowo, “Analisis Penggantian Fuse Cut Out (FCO) pada Jaringan Distribusi 20 KV di PT. PLN (PERSERO) UP3 Cikupa,” Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA), vol. 7, no. 2, p. 39, Dec. 2024, doi: 10.33087/jepca.v7i2.125.
[7] I. P. Adi Sumastra, I. G. Dyana Arjana, and I. W. Rinas, “Kombinasi LA Dan FCO Sebagai Pengaman Transformator Distribusi Di PT. PLN (Persero) Area Bali Selatan,” Jurnal SPEKTRUM, vol. 8, no. 4, p. 94, Jan. 2022, doi: 10.24843/SPEKTRUM.2021.v08.i04.p11.
[8] G. A. Ibrahmusa, J. Joko, T. Wrahatnolo, and A. I. Agung, “Analisis Koordinasi Setting Relay Proteksi Pada Jaringan Distribusi 20 kV di PT. PLN UP3 Kediri Gardu Induk Pare,” JURNAL TEKNIK ELEKTRO, vol. 12, no. 1, pp. 28–36, Jan. 2023, doi: 10.26740/jte.v12n1.p28-36.
[9] V. Clascodeo Sidabutar, “Analisa Kerja Fuse Cut Out (FCO) Pada Transformator Distribusi ML-170 PP.01 Daerah Kerja PT. PLN (Persero) ULP Labuhan,” 2023.
[10] Y. Mohamad, N. Nirmalasari, and T. I. Yusuf, “Analisis Nilai Indeks Keandalan Sistem Distribusi Primer PT.PLN (Persero) ULP Bangkir,” JEECOM Journal of Electrical Engineering and Computer, vol. 5, no. 2, pp. 268–277, Oct. 2023, doi: 10.33650/jeecom.v5i2.6898.
[11] I. A Fahrezi and L. Liliana, “Studi Kelayakan Pengaman Input-Output Trafo Distribusi Fuse Cut Out (FCO) dan NH Fuse di Area Payakumbuh,” MSI Transaction on Education, vol. 2, no. 4, pp. 159–168, Nov. 2021, doi: 10.46574/mted.v2i4.66.
[12] S. Said Akhmad, A. Ar, M. Fadris Maskun, T. / Elektro, P. Negeri, and U. Pandang, “Analisis Perbandingan Efektivitas Penempatan Fuse Cut Out (FCO) Terhadap Lightning Arrester (LA) Pada Gardu Distribusi ULP Daya,” 2022.
[13] A. Multi and T. Addaus, “Analisa Proteksi Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) Pada Transformator Daya Gardu Induk,” SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI, vol. 32, no. 1, pp. 1–8, Feb. 2022, doi: 10.37277/stch.v32i1.1215.
[14] H. D. Paminto and A. Kiswantono, “Rancang Simulasi Sistem Over Current Relay Pada Jaringan Distribusi 20kv Mengggunakan Etap,” Feb. 2021.
[15] A. S. Habibie, M. Ridwan, P. A. A. Pramana, B. B. S. D. A. Harsono, and M. S. Al Manshury, “Evaluasi Penerapan Teknologi Digital Substation di Indonesia,” Jurnal Technopreneur (JTech), vol. 9, no. 1, pp. 38–45, May 2021, doi: 10.30869/jtech.v9i1.725.
[16] PLN (Perusahaan Umum Listrik Negara), “SPLN 64: 1985: Petunjuk Pemilihan dan Penggunaan Pelebur pada Sistem Distribusi Tegangan Menengah,” Jakarta, 1985.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rajuna Ansula, Benny Afitra, Rizal Zhafran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




